Senin, 18 Desember 2017

Kampung Pelangi Banjarbaru, Alternatif Liburan Murah Meriah yang Instagramable

Sosial media Instagram memang berperan penting dalam menyebarkan lokasi wisata baru sehingga lebih dikenal oleh masyarakat. Kebiasaan wisatawan asal Indonesia yang suka foto disana sini dan membagikannya ke Instagram juga turut membantu mempromosikan banyak destinasi wisata.

Salah satunya yang populer lewat Instagram adalah Kampung Pelangi Banjarbaru yang bisa jadi alternatif tempat liburan murah meriah yang Instagramable.

Alternatif Wisata Murah Meriah

Terletak di Banjarbaru, Kampung Pelangi ini menjadi alternatif wisata murah meriah yang selalu dipadati pengunjung terutama di hari libur nasional dan weekend. Kampung warna warni yang berada di kawasan Sungai Kemuning ini dulunya merupakan perkampungan kumuh. Namun warga di 5 RT di sekitar sungai mendapat bantuan dari pemerintah berupa cat yang digunakan untuk mempercantik rumah warga.

Alhasil, kini rumah warga dicat dengan warna warni yang terlihat cantik. Ada juga lukisan mural yang menjadi spot foto favorit wisatawan yang datang ke kampung ini. Ada banyak sekali lukisan cantik yang menjadi incaran wisatawan, mulai dari gambar kartun seperti karakter Spongebob, 

Upin dan Ipin hingga lukisan 3D dengan berbagai karakter seru. Selain itu, ada jalur pedestrian yang sudah dipoles cantik yang akan semakin membuat nyaman wisatawan yang ingin berkeliling kampung ini. Jika malam tiba, kampung ini terlihat semakin cantik dengan tambahan lampu kelap kelip.

Kampung Pelangi ini diresmikan langsung oleh walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani pada 14 April 2017 lalu. Sejak saat itu, foto kampung ini mulai banyak diupload ke Instagram yang membuat banyak orang penasaran dan ramai-ramai mengunjungi kampung ini. Tak hanya dari Banjarbaru, wisatawan pun ramai yangd atang dari Martapura, Banjarmasin dan juga daerah-daerah lainnya.

Lokasi Kampung Pelangi Banjarbaru

Kampung Pelangi ini terletak tak begitu jauh dari pusat Kota Banjarbaru, hanya 10 menit perjalanan dengan menggunakan mobil. Kampung pelangi ini tepatnya berada di Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan. Kota Banjarbaru sendiri berada sekitar 5 km dari Kota Martapura dan 35 km dari kota Banjarmasin yang merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Saat ini, tidak ada biaya masuk yang dikenakan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kampung ini dan berfoto ria.

Selain Kampung Pelangi, Kota Banjarbaru juga punya banyak wisata menarik yang bisa kamu kunjungi. Misalnya mengunjungi Kampung Pumpung Cempaka untuk melihat proses penambangan intan secara tradisional, Danau Seran yang cantik, Bekantan Park dan masih banyak lainnya.

Kampung Pelangi Semarang; Alternatif Wisata Murah Meriah di Tengah Kota

Mengikuti perkembangan trend wisatawan Indonesia yang suka foto disana sini, tempat wisata yang mengusung kampung warna warni yang dipenuhi spot untuk foto semakin banyak bermunculan. Setelah sebelumnya membahas Kampung Pelangi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sekarang yang terbaru ada Kampung Pelangi yang ada di Semarang yang bisa jadi tujuan wisata bagi kamu-kamu yang suka berburu foto.

Kampung Pelangi di Tengah Kota

Jika sebelumnya ada Kampung Werno Bejalen yang ada di Kecamatan Ambarawa, Semarang, kini ada Kampung Pelangi yang terletak di Kelurahan Randusari, Semarang Selatan yang lokasinya tidak begitu jauh dari Tugu Muda dan Lawang Sewu yang menjadi must visit-nya ketika kamu liburan ke Semarang. Terletak di tengah kota, kampung warna warni ini sangat mudah ditemukan dan jadi salah satu wisata hits terutama di akhir pekan dan libur panjang.

Dulunya, perkampungan yang nama aslinya Kampung Wonosari ini merupakan perkampungan kumuh. Namun dengan inisiatif dari tokoh masyarakat setempat yang merasa suasana kampung terlalu kontras dibandingkan dengan pasar bunga Kalisari yang sudah direnovasi, akhirnya tercetus ide pembuatan kampung pelangi.

Awal pengecatan kampung ini dilakukan pada 15 April 2017 lalu dan Hendrar Prihadi selaku wali kota Semarang juga turut hadir dalam pengecatan awal kampung ini. Pria yang akrab disapa Hendi itu menjelaskan jika Kampung pelangi ini merupakan salah satu program kampung tematik yang dimaksudkan untuk mengurangi pemukiman kumuh sekaligus menjadi alternatif wisata di tengah kota Semarang.

Aktifitas Seru di Kampung Pelangi Semarang

Di kampung warna warni ini tak hanya dinding rumah warga yang dicat dengan warna-warna terang, tetapi juga jembatan hingga tangga. Selain itu, di dinding rumah warga juga terdapat banyak lukisan seru yang bisa dijadikan latar berfoto. Hampir mirip dengan kampung warna warni di daerah lain, kampung pelangi ini juga dimaksudkan bagi kamu yang suka foto-foto.

Selain itu, lokasi kampung ini yang berada di tebing sehingga ada banyak tangga yang tersedia untuk mendaki hingga ke puncak. Dari atas puncak ini kamu bisa menikmati pemandangan cantik Kota Semarang dari ketinggian. Seru kan!

Lokasi Kampung Pelangi Semarang

Kampung Pelangi yang ada di Semarang ini terletak di Jalan dr. Sutomo, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan. Sebelum masuk ke area kampung ini, kamu bisa menemukan Pasar Bunga Kalisari yang sudah direnovasi dan terlihat jauh lebih menarik dan tertata. Lokasi kampung ini tak jauh dari Tugu Muda dan terletak di area perbukitan sehingga terlihat dari jarak jauh.

20th Century Fox Genting Masih Dibangun, Rencana Dibuka Kembali Mundur!

Theme park yang sudah ditunggu-tunggu operasionalnya di Malaysia, 20th Century Fox World masih dalam tahap pembangunan dan masih jauh dari selesai, padahal rencana pembukaannya sudah terus dimundurkan.

Pada awal 2016 lalu, dikabarkan theme park pertama dari 20th Century Fox ini akan dibuka pada awal 2017. Namun hingga kini pembangunan masih belum selesai sehingga muncul pemberitaan baru jika 20th Century Fox yang dibangun di Genting Highlands, Malaysia akan dibuka akhir 2017 atau paling lama kuartal pertama 2018.

20th Century Fox World di Genting ini akan menjadi langkah pertama 20th Century Fox di bidang theme park. Theme park ini dibangun untuk mengganti Genting Theme Park yang sudah ditutup sejak 2013 lalu. Theme park ini akan dilengkapi atraksi dari berbagai film dan franchise terkenal keluaran 20th Fox Century, seperti Rio, Ice Age, Life of Pi, Night at the Museum, Alien vs. Predator, Planet of the Apes hingga Titanic.

Berita terbaru menyebutkan proyek ini mendapat suntikan dana baru untuk memperbanyak wahana yang ada di dalamnya. Genting Integrated Tourism Plan (GITP) menambah budget dari 5 milyar Ringgit menjadi 10,4 milyar Ringgit. Fox World juga menambah budget dari 1 milyar Ringgit menjadi 2 milyar Ringgit. 

GITP merupakan master plan selama 10 tahun yang dilaunch pada Desember 2013 untuk merenovasi dan transformasi Resort World Genting. Theme park ini digadang-gadang akan menjadi pilihan one stop entertainment yang menawarkan banyak atraksi menarik untuk pengunjung. Penambahan budget untuk pembangunan theme park ini mengindikasikan adanya penambahan teknologi serta jumlah wahana yang akan ada di theme park ini.

Proses pembangunan 20th Century Fox Genting bisa dilihat dengan jelas oleh pengunjung yang naik cable car Awana Skyway. Seperti yang dikutip dari laman themeparx.com, pembangunan 20th Century Fox Genting masih berfokus pada pembangunan gedung, belum ada tampak wahana permainan yang akan ada di theme park ini. Sky Avenue yang merupakan mal baru di sekitar resort ini sudah sebagian dibuka untuk publik, namun masih juga dalam proses pembangunan.

Meski demikian, berbagai atraksi di kawasan Resorts World Genting dibuka untuk umum lho! Misalnya new Awana Skyway sudah beroperasi. Selain itu stasiun Chin Swee Temple juga hampir selesai. Sebagai tambahan, pembangunan kembali Hotel Theme Park juga masih berlangsung. Meski 20th Century Fox Genting belum dibuka, namun berbagai atraksi sudah bisa dinikmati oleh para pengunjung.

Jadi bagi kamu yang berencana main ke Genting setelah theme park tersebut buka, harap bersabar dulu ya! Sembari menunggu ada baiknya kamu menabung dulu agar bisa menikmati liburan seru ke Genting sambil menikmati semua permainan seru yang bakal ada di theme park ini. Masih belum ada info mengenai harga tiket masuk, namun safe to say jika tiket masuk ke 20th Fox Genting nantinya akan sebanding dengan dengan tiket masuk ke theme park tematik lainnya, seperti Disneyland maupun Universal Studios.

3 Destinasi Wisata di Lampung yang Asyik Untuk Selfie!

Bagi kamu yang suka berburu foto selfie di tempat wisata hits, Lampung juga punya banyak destinasi wisata yang tak hanya menawarkan pemandangan indah tetapi juga banyak spot untuk foto-foto lho!

Jika kamu belum ada rencana nanti libur akhir pekan atau libur lebaran mau kemana, yuk datangi 3 destinasi wisata di Lampung berikut ini yang asyik untuk ber-selfie ria.

1. Muncak Teropong Laut

Terletak di Desa Muncak, Kelurahan Muncak, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, destinasi wisata yang tengah hits di Lampung ini lokasinya dikelilingi perbukitan dan laut sehingga pemandangannya sangat cantik dan udaranya juga sejuk. Kebanyakan wisatawan yang datang kesini menghabiskan waktu dengan bersantai menikmati pemandangan sekaligus foto-foto karena ada banyak spot foto cantik yang Instagram-worthy.

Ada banyak pilihan spot foto yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, seperti misalnya gardu pandang, spot bunga, jembatan unik dan masih banyak lainnya. Muncak Teropong Laut paling ramai dikunjungi saat pagi dan sore hari. Tiket masuknya pun tergolong murah, yaitu hanya Rp 5.000 per orang.

2. Puncak Mas Sukadanaham

Terletak di Desa Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Lampung, Puncak Mas Sukadanaham memadukan konsep wisata alam dan juga cafe. Tak hanya memiliki banyak spot foto menarik bagi kamu yang suka selfie, tempat wisata ini juga punya banyak fasilitas menarik seperti rumah pohon, gazebo, jembatan cinta, taman, cafe outdoor dan masih banyak lainnya.

Lokasinya yang berada di daerah perbukitan membuat tempat wisata ini memiliki pemandangan keren yang memanjakan mata. Jika berkunjung di malam hari, kamu bisa menyaksikan pemandangan cantik kota Bandar Lampung yang dihiasi lampu. Untuk masuk ke tempat wisata ini, tiket masuknya adalah Rp 20.000 per orang.

3. Bukit BLT

Terletak di Desa Panjerejo, Gading Rejo, Pringsewu, Lampung, Bukit BLT menjadi destinasi wisata menarik lainnya di Lampung yang asyik untuk ber-selfie ria. Bukit ini menawarkan pemandangan cantik persawahan, sungai dan perumahan warga dari ketinggian.

Jika berkunjung di pagi hari, kamu akan mendapati suasana yang dingin dan view berkabut yang sangat keren. Jika berkunjung di siang hari, view sunset dari atas bukit ini juga juara lho! Tiket masuk ke Bukit BLT ini sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 5.000 per orang. Dan jika kamu ingin berfoto di salah satu spot foto keren yang tersedia, seperti menara pandang, kamu harus membayar lagi sekitar Rp 2.000 – Rp 5.000 per spotnya.

Libur lebaran Mau Kemana? Main ke Garut Yuk!

Lebaran sebentar lagi. Bagi yang berencana mudik, jangan lupa untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar mudik nyaman dan juga aman. Setelah silaturrahmi paling enak jalan-jalan bersama keluarga nih!

Sudah ada rencana mau kemana? Main ke Garut yuk! Berikut ini ada referensi 3 destinasi wisata Garut yang bisa jadi tujuan libur lebaran kamu dan keluarga maupun teman nantinya.

1. Leuwi Jurig

Butuh yang segar-segar saat libur lebaran? Kamu dan keluarga maupun teman bisa mampir ke Leuwi Jurig yang disebut-sebut sebagai versi mini Grand Canyon-nya Amerika. Nama Leuwi Jurig berasal dari Bahasa Sunda yang berarti kolam setan. Konon, jika mandi disini bisa membebaskan kamu dari jerat ilmu hitam. Percaya atau tidak, namun pemandangan Leuwi Jurig sangat cantik dan Instagramable lho!

Air sungainya yang jernih dan berwarna kehijauan serta bebatuan raksasa yang mengapit sungai ini menghasilkan pemandangan cantik yang sayang dilewatkan untuk berfoto. Akses menuju Leuwi Jurig tergolong mudah, sehingga masih oke jika kamu datangi bersama anggota keluarga. Leuwi Jurig berada di Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sungai ini terletak dekat PLTMH Cirompang Bungbulang dan tersedia area parkir bagi pengunjung. Tiket masuk ke tempat wisata ini gratis, hanya perlu membayar parkir saja. Seru kan!

2. Curug Jagapati

Masih seputar wisata air yang menarik di Garut nih! Ada Curug Jagapati yang sangat mempesona dan masih jarang dikunjungi. Air terjun bertingkat yang cantik ini berada di kawasan Garut Selatan. Karena lokasinya yang cukup tersembunyi, dibutuhkan usaha ekstra untuk tiba di curug cantik ini. Kamu bisa kok membawa keluarga kesini, namun mesti memiliki stamina yang kuat ya!

Namun semua pengorbanan untuk sampai ke curug ini akan terbayar dengan keindahan air terjun yang begitu cantik ini. Kolam di bawah air terjun ini juga sangat jernih, jadi kamu bisa langsung nyebur deh! Curug Jagapati berada di Kampung Padarame, Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut Selatan. Jangan lupa untuk abadikan foto keren saat ke curug ini ya

3. Kompleks Wisata Cipanas Garut

Tempat wisata yang satu ini cocok untuk segala usia sehingga pas untuk tujuan libur lebaran nantinya. Wisata Cipanas Garut menawarkan wisata air panas yang bersumber langsung dari Gunung Guntur yang merupakan gunung berapi aktif di Garut. Tersedia kolam pemandian air panas dan water boom yang bisa dipakai main air hingga puas.

Selain itu pemandangan di sekitar kolam air panas ini begitu indah dan udaranya juga sejuk, jadi ps sekali untuk tempat bersantai sambil berendam di air panas. Di sekitarnya juga banyak hotel yang bisa digunakan untuk menginap sehingga kamu tak perlu bingung mengenai akomodasi.

4 Tempat Wisata di Bogor Untuk Libur Lebaran Bersama Keluarga

Lebaran sebentar lagi! Setelah selesai silaturahmi ke rumah tetangga dan juga saudara, biasanya kebanyakan orang merayakan hari raya dengan berkumpul bersama dan jalan-jalan! Sudah ada gambaran nanti mau libur lebaran kemana bersama keluarga tercinta?

Bagi kamu yang tinggal di daerah Jabodetabek, berikut ini ada inspirasi 4 tempat wisata di Bogor yang asyik untuk dijadikan tujuan liburan nanti bersama keluarga saat momen hari raya.

1. Taman Topi

Taman yang juga dikenal dengan nama Taman Ade Irma Suryani ini berada di pusat Kota Bogor sehingga mudah dijangkau. Taman ini memiliki banyak wahana permainan yang bisa dinikmati anak-anak hingga orang dewasa. Ada komidi putar, gajah terbang, kincir mini, bom bom car hingga flying fox. Selain itu ada juga wisata air dengan kolam renang dan bola air yang bisa dimainkan pengunjung.

Taman Topi ini termasuk salah satu tempat wisata keluarga favorit di Bogor. Jadi jangan heran jika saat lebaran nanti taman ini penuh dengan pengunjung ya! Taman ini berada di Jalan Kapten Muslimat no. 51, Bogor. Jam operasional Taman Topi adalah pukul 09.00 – 17.00 WIB (Senin – Jumat) dan 08.00 – 18.00 WIB (Sabtu, Minggu dan musim libur). Tiket masuk Taman Topi adalah Rp 10.000 / orang, sedangkan untuk naik wahana biaya yang dikenakan bervariasi antara Rp 5.000 – Rp 10.000 dan Rp 25.000 untuk wahana air.

2. Jungle Fest

Wisata yang satu ini berada di kawasan Komplek Bogor Nirwana Residence, Sentul, Bogor. Di dalamnya terdapat banyak wahana bermain yang bisa dinikmati bersama keluarga, seperti Bright Train yang merupakan kereta mini untuk anak-anak, Spectrum Wheel yaitu wahana bianglala dengan ukuran besar setinggi 12 meter yang memungkinkan kamu dan keluarga menikmati pemandangan pegunungan sekitar dari ketinggian. Ada juga Twilight Wheel yang merupakan versi kecil Spectrum Wheel, Sparkle Bumper yang merupakan permainan bumper car dan Lumino Swing yang merupakan wahana komidi putar.

Tak hanya wahana menarik, di dalam Jungle Fest juga memiliki berbagai taman tematik yang sangat menarik, seperti Garden of Lights, Dancing Fountain, Magical Forest, Traffic Light, Fairground Games dan Bazar Nusantara. Harga tiket masuk Jungle Fest terbagi dua, yaitu tiket masuk Rp 10.000 (weekday), Rp 15.000 (weekend) dan Rp 25.000 (high season) dan tiket terusan Rp 40.000 (weekday), Rp 60.000 (weekend) dan Rp 75.000 (high season). Jungle Fest buka setiap hari pukul 12.00 – 20.00 WIB (weekday) dan 11.00 – 22.00 WIB (weekend).

3. SKI Tajur

Objek wisata yang satu ini tak hanya dikenal sebagai tempat berjualan tas, SKI (Sumber Karya Indah) Tajur juga memiliki banyak wahana permainan menarik yang bisa dinikmati bersama keluarga. Terletak di Jalan Raya Katulampa, Bogor, SKI Tajur memiliki wahana menarik seperti flying fox, buggy kart, bola air, ufo coaster, trampoline dan masih banyak lainnya.

Ada juga wahana water park yang menjadi favorit pengunjung. Di sini juga ada ikan berukuran raksasa bernama Arapaima Giga yang juga menjadi daya Tarik wisata ini. Tidak ada biaya masuk jika ingin ke SKI Tajur sekedar melihat-lihat tas, namun jika ingin masuk water park kamu harus membayar Rp 40.000 / orang (Selasa – Jumat) dan Rp 50.000 (Sabtu-Minggu). Dan tiket untuk naik berbagai wahana bervariasi dari Rp 10.000 – Rp 30.000. SKI Tajur buka pukul 08.00 – 17.00 WIB.

4. The Jungle Waterpark

Lokasi wisata yang satu ini terletak tak begitu jauh dari Jungle Fest dan masih berada di kawasan Komplek Bogor Nirwana Residence. Kawasan wisata The Jungle Waterpark ini digadang-gadang sebagai wahana air terlengkap dan termegah di Kota Bogor dengan pemandangan cantik Gunung Salak sebagai backgroundnya. 

Dengan luas 3,8 hektar, tempat wisata yang tak hanya menyuguhkan wisata alam tetapi juga wisata edukasi dan hiburan ini selalu ramai pengunjung. Ada banyak wahana menarik yang bisa kamu nikmati bersama keluarga disini. Misalnya wahana air kawah ratu yang merupakan kolam air hangat dengan suhu 40 derajat, leisure pool, racer slide yang memiliki 4 lintasan slide dengan tinggi 8 meter.

Ada juga kiddie pool kid yang dikhususkan untuk anak-anak, tower slide dengan ketinggian 12 meter dan wave pool yang merupakan kolam renang dengan gelombang ombak buatan. Sedangkan untuk wahana non air ada taman burung (bird park) dan Cinema 4D dimana kamu bisa merasakan sensasi menonton film dengan efek 4D. The Jungle Waterpark buka pukul 09.00 – 17.00 WIB (Senin – Jumat), 08.00 – 18.00 (Sabtu, Minggu dan high season). 

Harga tiket masuk The Jungle Waterpark sedang ada promo spesial Ramadhan dan lebaran nih! Tanggal 3 – 21 Juni 2017 tiket masuknya hanya Rp 40.000 per orang, sedangkan untuk 22 Juni – 2 Juli 2017 tiket masuknya menjadi Rp 99.000 per orang.

4 Wisata di Malang yang Cocok Untuk Libur Lebaran Bersama Keluarga

Momen lebaran memang waktu yang pas untuk kumpul bersama keluarga. Setelah selesai silaturahmi ke rumah saudara dan tetangga, kamu bisa mengajak keluarga untuk menikmati waktu bersama dengan jalan-jalan ke tempat wisata.

Sudah ada rencana libur lebaran nanti mau kemana bersama keluarga? Bagi kamu yang tinggal di sekitar Malang, berikut ini ada referensi 4 tempat wisata di Malang yang bisa dijadikan tempat liburan bersama keluarga di momen lebaran kali ini.

1. Eco Green Park

Tempat wisata yang satu ini lokasinya berada tepat di sebelah Jatim Park 2 dan Batu Secret Zoo. Eco Green Park merupakan tempat wisata edukatif yang dikemas menarik tak hanya untuk anak-anak, tetepi juga orang dewasa. Tempat wisata ini memadukan wisata alam, lingkungan, kebudayaan serta seni yang menarik dan juga mendidik. Di tempat wisata seluas 5 hektar ini terdapat sekitar 35 wahana yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Misalnya saja area candi yang memperlihatkan replika candi yang terkenal di Jawa. Ada area insectarium yang berisi berbagai jenis serangga yang sudah diawetkan, area burung dimana kamu dan keluarga bisa melihat berbagai jenis burung keren seperti burung merak, unta, kuntul, kakatua dan masih banyak lainnya. Ada zona jungle adventure yang, area hidroponik, old world (beo dunia), rumah terbalik, area pasar burung, eco science center, multimedia dome dan sebagainya. Eco Green Park buka setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp 40.000 untuk weekday dan Rp 60.000 untuk weekend.

2. Taman Kelinci

Tempat wisata yang satu ini baru dibuka pada Desember 2016 lalu, namun sudah ramai dikunjungi pengunjung karena keunikannya. Terletak di Jalan Paralayang Batu, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang, taman kelinci ini ternyata bernama asli Plaza Garden Wisata Edukasi Rabbit Field. Sesuai dengan namanya, di tempat ini kamu bisa berinteraksi langsung dengan kelinci-kelinci lucu.

Selain itu, ada juga opsi wisata petik stoberi, pondok susu olahan, kampong cafe untuk menikmati makanan dan minuman enak ditemani view cantik dan ada rumah hobbit yang menjadi tempat favorit untuk selfie. Tempat wisata yang ini bisa jadi pilihan tempat wisata yang asyik, terutama bagi anak-anak. untuk harga tiket masuk ke taman kelinci Malang ini kamu harus membayar Rp 10.000 / orang, Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

3. Museum Angkut

Tempat wisata yang satu ini merupakan tujuan wisata edukatif yang menarik untuk anak-anak maupun orang dewasa karena disini kamu bisa melihat berbagai koleksi alat transportasi dari berbagai dunia. Koleksi alat transportasi yang ada di Museum Angkut ini terdiri dari transportasi darat, air dan juga udara. Kamu bisa melihat-lihat berbagai jenis mobil hingga sepeda tua di museum ini. Selain itu ada juga banyak spot foto unik yang selalu dimanfaatkan pengunjung untuk selfie.

Ada banyak zona yang terdapat di dalam Museum Angkut, seperti Zona Las Vegas, Zona Hollywood, Zona Inggris, Zona Edukasi, Zona Gangster & Broadway, Zona Batavia, Zona Jerman, Pasar Apung Nusantara dan masih banyak zona-zona menarik lainnya. Museum Angkut ini berada di Kota Batu, Malang dan mudah untuk dijangkau. Harga tiket masuk Museum Angkut adalah Rp 70.000 per orang (weekday) dan Rp 80.000 (weekend).

4. Wendit Water Park

Terletak di Kecamatan Pakis, Malang tempat pemandian ini menawarkan pemandian alami dan juga kolam renang buatan (waterpark) yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Di tempat wisata ini terdapat kawanan kera ekor panjang (macaca fascicularis) yang tinggal di pohon-pohon besar yang ada di tempat pemandian ini. Terlepas dari mitos yang menyelimuti tempat pemandian ini, Wendit Water Park ini bisa jadi pilihan liburan bersama keluarga yang nyaman dan menyenangkan di Malang.

Ada kolam alami yang bisa digunakan orang dewasa untuk berendam dan ada juga waterboom untuk anak-anak dengan seluncuran dan fasilitas menarik lainnya. Selain itu, disini juga ada berbagai wahana permainan yang bisa dinaiki, seperti misalnya perahu dayung, sepeda air, bom bom car, flying fox, carousel, galeri iptek dan masih banyak lainnya. Tiket masuk ke Wendit Water Park adalah Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak. Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Libur Lebaran ke Jogja? Ini 7 Acara Hiburan Seru Untuk Kamu!

Libur lebaran dan cuti bersama yang berlangsung tanggal 23 – 30 Juni 2017 membuat banyak orang memiliki waktu untuk liburan bersama keluarga. Momen lebaran juga bisa menjadi saat yang pas untuk membawa anggota keluarga rekreasi bersama ke destinasi wisata menarik yang ada di setiap daerah.

Jika kamu berencana menghabiskan libur lebaran ke Jogja, yuk catat tanggal dan lokasi 7 acara hiburan dan atraksi yang disediakan oleh Dispar Yogyakarta berikut ini.

1. Festival of Light Kaliurang

Acara yang bertema ‘Gemerlap Ramadhan’ ini berada di gardu pandang Boyong Kaliurang, lereng Gunung Merapi, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Festival of Light Kaliurang ini terselenggara berkat kerjasama Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dengan PT Cikal Bintang Bangsa (pengelola Taman Pelangi Monumen Jogja Kembali). 

Acara Festival of Light Kaliurang ini berlangsung 45 hari, yaitu sejak tanggal 16 Juni 2017 hingga 31 Juli 2017. Disini kamu bisa menemukan berbagai bentuk lampion cantik. seperti bentuk hewan, pohon, bunga dan masih banyak lainnya. Ada juga banyak instalasi lampu-lampu cantik yang disusun dengan begitu indah. Selain itu juga ada kuliner modern dan tradisional yang bisa ditemukan di acara ini.

Selain berfoto dengan instalasi lampu yang menarik, pengunjung juga dimanjakan dengan kehadiran Dancing Fountain yang disebut-sebut baru pertama kali ada di Jogja. Atraksi ini meliputi air yang terlihat bergerak menari sesuai dengan iringan lagu disertai dengan water screen, laser dan juga semburan api. Atraksi ini dilakukan dalam 4 sesi di setiap harinya, yaitu pukul 19.30, 20.30, 21.30 dan 22.30 WIB. Festival of Light Kaliurang ini buka pukul 17.00 – 22.00 WIB (weekday) dan 17.00 – 23.00 WIB (weekend) dengan harga tiket masuk Rp 25.000 (weekday) dan Rp 30.000 (weekend).

2. Pentas Seni

Selain itu akan ada pentas seni yang diadakan di banyak tempat, seperti di Pantai Baru. Pantai Baru yang terletak di Jalur Lintas Selatan, Bantul, Yogyakarta ini merupakan salah satu pantai cantik yang bisa kamu kunjungi ketika berada di Yogyakarta. Pantai ini memiliki keunikan karena ada puluhan kincir angin yang merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) di Pantai Baru ini.

Selain kincir angin, pantai yang baru diresmikan sebagai objek wisata pada Mei 2010 ini juga memiliki pohon cemara yang rindang nan teduh. Di pantai ini akan diadakan pentas seni yang akan digelar 27 Juni – 2 Juli 2017 yang dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Pentas seni juga akan diadakan di Goa Cemara dan Goa Selarong pukul 10.00 WIB -13.00 WIB di tanggal yang sama. Akan ada juga pentas seni di Panggung Kaliurang pada 26 Juni – 2 Juli 2017 pukul 09.00 – 16.00 WIB. Di Pantai Glagah juga akan diadakan pentas lebaran kesenian tradisional pada 27 Juni 2017 nanti.

3. Pentas Sendratari Ramayana Spesial Lebaran

Ada rencana liburan ke Candi Prambanan? Akan ada acara menarik juga lho di Candi Prambanan saat momen libur lebaran 2017 kali ini. Akan ada pentas sendratari Ramayana spesial lebaran di Open Stage Theater Prambanan. Acara ini akan diadakan pada 25 – 30 Juni 2017 pukul 19.30 – 21.30 WIB. Di siang hari akan ada berbagai atraksi menarik untuk menghibur pengunjung di area Taman Wisata Candi Prambanan, seperti Jatilan, pentas musik, dolanan tempoe doeloe, exhibition batik, pameran kepurbakalaan dan jalur payung teduh.

4. Hiburan di Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko juga memiliki aneka acara hiburan untuk musim libur lebaran 2017 kali ini. Akan ada banyak acara menarik, diantaranya pertunjukan musik keroncong, jalur payung teduh, musik campur sari, cokekn, srandul, gejug lesung, elektune dan wanara. Acara ini digelar area Taman Wisata Candi Ratu Boko pada 25 Juni – 2 juli 2017.

5. Pentas Kangen Jogja

Acara Pentas Kangen Jogja merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap satu bukan sekali dengan menampilkan kolaborasi seni unggulan dari setiap kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta. Acara ini sudah berlangsung sejak Maret 2017 dan untuk bulan Juni akan diadakan pada 24 Juni 2017 bertempat di Monumen Serangan Umum 1 Maret. Dari 10 kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, Kecamatan Pakualam dijadwalkan akan tampil pada bulan Juni ini.

6. Bakdo Kupat

Tradisi Bakdo Kupat atau lebaran ketupat merupakan acara yang diadakan pada H+7 hari raya Idul Fitri sebagai tanda dan wujud syukur berakhirnya puasa Sunnah 6 hari di bulan Syawal. Pada hari ini menu masakan yang disajikan akan serba ketupat dengan lauk pendukung yang dijamin buat lapar Ada opor ayam, sambal goreng kentang, sambal goreng ati dan sebagainya. Bakdo Kupat pada tahun 2017 ini akan diadakan di Pandeyan pada tanggal 2 Juli 2017.

7. Jatilan dan Campur Sari

Buat kamu yang akan liburan di daerah Gunungkidul, akan ada atraksi Jatilan dan campur sari yang akan diadakan di Pantai Sundak, Pantai Krakal, Pantai Watulumbung, Pantai Ngobaran, Kali Suci, Sri Gethuk dan Nglanggeran. Atraksi Jatilan atau jaran kepang dan campur sari akan dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai.

10 Area Bekas Tambang di Indonesia yang Jadi Tempat Wisata Instagramable

Area tambang biasanya identik dengan proses pengerukan sumber daya di suatu tempat yang sering menimbulkan lubang-lubang maupun bekas galian yang dibiarkan begitu saja setelah tidak lagi beroperasi. Namun, akhir-akhir ini banyak area bekas tambang ini yang menjadi wisata alternatif yang instagramable dan hits di sosial media.

Berikut ini ada 10 area bekas tambang di Indonesia yang kini menjadi tempat wisata instagramable di berbagai daerah.

1. Telaga Biru Cisoka, Tangerang

Telaga Biru Cisoka yang terletak di Kampung Cigaru, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang ini merupakan bekas galian pasir yang sudah tidak beroperasi lagi. Lubang bekas galian pasir tersebut lama kelamaan terisi air hujan hingga membentuk telaga.

Telaga yang juga dikenal dengan nama telaga biru Cigaru atau Danau Biru Cigaru ini dinamakan demikian karena warna airnya yang berwarna biru. Kondisi telaga yang memiliki pemandangan cantik ini kemudian menjadi salah satu alternatif wisata di Tangerang yang ramai dikunjungi. Selain foto-foto, di telaga ini juga tersedia perahu kecil yang bisa disewa untuk berkeliling danau seharga Rp 20.000, sedangkan untuk uang masuk ke Telaga Biru Cisoka adalah gratis, hanya membayar parkir sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 10.000.

2. Tebing Breksi, Yogyakarta

Tebing Breksi yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini merupakan area penambangan batu kapur yang berasal dari endapan abu vulkanik letusan Gunung Api Purba Nglanggeran. Di sini kamu bisa menemukan tebing kapur yang menjulang tinggi dan sangat instagramable!

Tebing ini mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak dibuka untuk umum tahun 2015. Wisatawan yang datang kesini umumnya ingin berfoto dengan latar tebing batu kapur yang begitu cantik. Tiket masuk ke Tebing Breksi tidak dipatok berapa, tapi bisa dibayar seikhlasnya dan biaya parkir Rp 2.000.

3. Telaga Ngipik, Gresik

Telaga Ngipik yang berada di kawasan Industri Gresik, Jawa Timur atau sekitar 1,5 km dari alun-alun Kota Gresik ini merupakan bekas tambang tanah dari perusahaan Semen Gresik. Lubang-lubang yang tercipta akibat galian pekerja yang mengambil tanah untuk campuran bahan dasar semen lama kelamaan terisi air hujan dan menjadi telaga yang kini menjadi salah satu wisata instagramable yang hits di Gresik.

Telaga ini memiliki pemandangan yang indah dan sangat sejuk karena dikelilingi pepohonan rimbun di sekitarnya. Telaga Ngipik ini juga dikenal dengan nama Taman Wisata Giri Wana Tirta.

4. Brown Canyon, Semarang

Brown Canyon yang berada di Desa Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ini merupakan area tambang untuk penggalian pasir, tanah dan batu padas. Area tambang ini masih aktif, jadi jangan heran jika datang siang hari kamu masih bisa melihat banyak truk dan alat berat yang sedang mengeruk bukit batu yang ada di kawasan tersebut.

Akibat kegiatan penambangan, terciptalah bukit batu bekas galian yang sangat instagramable! Tak heran banyak orang yang kemudian datang ke Brown Canyon untuk berburu foto keren disini. Tiket masuk Brown Canyon adalah Rp 5.000 per orang. Meskipun hal ini menimbulkan perdebatan karena Brown Canyon pada dasarnya berupa area galian, bukan tempat wisata resmi.

5. Bukit Kapur Arosbaya, Madura

Bukit kapur kece yang ada di Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Madura ini dulunya merupakan area tambang batu kapur yang sudah tidak beroperasi lagi. Area bekas penambangan ini memiliki bebatuan bekas kerukan yang unik dan keren dijadikan background foto.

Karena keindahannya sering dishare lewat sosial media terutama Instagram, banyak orang yang kemudian datang ke Arosbaya untuk berburu foto cantik di bekas area tambang ini.

6. Danau Kaolin, Belitung

Danau Kaolin yang terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan Belitung ini merupakan bekas penambangan kaolin yang telah lama ditinggal. Bekas kerukan ini kemudian terisi air dan kombinasi dari kaolin yang merupakan mineral membuat airnya menjadi warna biru cantik. Danau Kaolin kini menjadi salah satu destinasi wisata yang seru untuk dikunjungi ketika berada di Belitung.

Wisatawan yang datang kesini umumnya ingin berfoto dengan latar birunya Danau Kaolin dan dinding batu yang berwarna putih yang terlihat begitu cantik. Sebagai informasi, Kaolin merupakan sejenis mineral yang digunakan untuk bahan dasar berbagai produk, seperti kosmetik, pasta gigi, kertas, makanan dan lain sebagainya.

7. Bukit Puthuk Krebet, Tulungagung

Bukit Phutuk Krebet yang terletak di Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur ini merupakan area bekas tambang batu hijau (watu ijo) dan tembaga. Setelah tak lagi beroperasi, area tambang ini meninggalkan bukit dan tiga buah telaga warna yang memiliki warna berbeda-beda, yaitu hitam kecoklatan, hijau tosca dan hijau lumut.

Air di telaga ini berasal dari air hujan yang kemudian tercampur dengan zat-zat yang terkandung dalam tanah dan bebatuan yang ada di sekitar bukit ini. Bukit ini menjadi salah satu tempat foto hits yang bisa dengan mudah kamu temukan di Instagram lho!

8. Bukit Jaddih, Madura

Bukit Jaddih yang terletak di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura ini merupakan area pertambangan batu kapur yang masih aktif. Sama seperti Brown Canyon, jika kamu datang di pagi hingga siang hari ke Bukit Jaddih kamu masih bisa menemukan alat berat dan angkutan yang mengangkut hasil penambangan batu kapur. Hasil penambangan ini bisa terlihat dari tebing batu yang menjulang tinggi dan sangat keren dijadikan background foto.

Selain berfoto, di area Bukit Jaddih ini terdapat sebuah kolam yang oleh masyarakat setempat disebut Aeng Goweh Pote atau air gua putih. Air di kolam ini berasal dari mata air yang keluar dari bekas galian. Untuk menikmati pemandian ini kamu cukup bayar Rp 10.000 saja.

9. Lubang Tambang Mbah Soero, Sumatera Barat

Berbeda dari area bekas tambang lainnya, Lubang Tambang Mbah Suro yang terletak di Tanah Lapang, Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat ini merupakan bekas tambang batu bara yang sudah ada sejak jaman pemerintahan Hindia Belanda tahun 1898.

Kini, lubang tambang yang sudah tidak aktif ini telah direnovasi dan memiliki panjang puluhan kilometer ini dibuka untuk umum. Selain belajar sejarah, lubang tambang ini juga asyik untuk dijadikan tempat foto-foto lho!

10. Bukit Jamur, Gresik

Bukit Jamur yang terletak di Dusun Dukun, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini merupakan bekas tambang batu yang ditutup pada 2008. Bekas galian tambang yang dibiarkan begitu saja kemudian membentuk vukit seperti jamur.

Bentuk bukit yang menyerupai tundung jamur ini menjadi asal muasal penamaan bukit ini. Sedangkan bagian tangkainya terbentuk akibat kikisan angin dan hujan. Karena bentuknnya yang unik, banyak yang kemudian datang ke bukit ini dan berfoto.

8 Spot Terbaik Menikmati Sunrise di Yogyakarta!

Matahari terbit atau sunrise memang bisa dinikmati dari semua penjuru dunia, namun jika kamu kebetulan berada di Yogyakarta, ada banyak lho spot untuk menikmati sunrise yang dibalut dengan indahnya pemandangan alam di Yogyakarta.

Siapkan kamera kamu untuk mengabadikan momen sunrise di Yogyakarta di 8 spot keren berikut ini!

1. Candi Borobudur

Candi Buddha terbesar di dunia ini terletak di Kabupaten Magelang, sekitar 40 km sebelah utara kota Yogyakarta. Candi dengan 1460 relief dan 504 stupa ini merupakan salah satu spot paling hits untuk melihat sunrise di Yogyakarta, tak hanya dari kalangan wisatawan lokal tetapi juga turis asing yang berlibur ke Jogja!

Namun pintu masuk Candi Borobudur baru dibuka pukul 6.00 pagi yang artinya sunrise sudah kelewat jauh. Satu-satunya cara bisa masuk ke area candi di pagi-pagi buta adalah dengan menginap di Hotel Manohara yang terletak di kompleks Taman Wisata Borobudur.

Hotel ini memiliki akses langsung bagi tamunya naik ke Candi Borobudur untuk mengejar sunrise. Dengan menginap di hotel ini, kamu akan dapat kesempatan emas untuk memulai petualangan di Jogja dengan melihat matahari terbit super cantik dari atas Borobudur.

2. Gunung Merapi

Gunung yang masih aktif ini juga jadi tempat berburu sunrise yang begitu cantik dan populer di Yogyakarta. Meski untuk menikmatinya berarti kamu harus mendaki Gunung Merapi terlebih dahulu, namun semuanya akan sebanding dengan pemandangan cantik yang bisa kamu nikmati dari puncak gunung ini.

Sangat disarankan untuk camping terlebih dahulu daripada mencoba mendaki gunung ini di waktu subuh. Ada dua jalur pendakian yang bisa dipilih untuk sampai ke puncak Merapi, yaitu jalur Selo (utara) dan Babadan (barat).

3. Candi Prambanan

Selain Borobudur, Yogyakarta juga Candi Prambanan yang juga jadi tempat asyik mengejar sunrise. Candi yang masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO ini terletak 20 km di timur kota Yogyakarta. Di kawasan Candi Prambanan terdiri dari banyak candi yang semuanya bisa jadi spot keren untuk berburu sunrise, namun tiga candi utama Prambanan yaitu Candi Wisnu, Brahma dan Siwa-lah yang paling populer.

Di hari biasa candi ini tidak buka di pagi hari. Jadi untuk menikmati sunrise di Prambanan kamu harus datang hanya di hari Minggu.

4. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu adalah bukit setinggi 400 m yang letaknya tak jauh dari kawasan Candi Borobudur. Kawasan ini sering disebut dengan nama Nirwana Sunrise karena pemandangan dari puncak bukit ini begitu cantik. Dari atas bukit ini kamu bisa melihat Candi Borobudur, Pegunungan Menoreh, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu sekaligus!

Kebayang kan bagaimana cantiknya pemandangan sunrise dari atas sini? Untuk bisa sampai ke puncak bukit ini, kamu harus mendaki tangga hingga gardu pandang sunrise yang ada di bukit ini.

5. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis yang jadi salah satu ikonnya wisata Yogyakarta ini juga jadi spot asyik untuk berburu sunrise lho! Pemandangan sunrise dari bibir pantai ini begitu mempesona dan saying untuk dilewatkan.

Jika ingin pemandangan sunrise yang lebih wow, kamu bisa naik ke Bukit Parang Endog yang lokasinya dekat pantai ini. Dari atas bukit ini kamu bisa duduk-duduk cantik sambil menunggu sunrise.

6. Puncak Suroloyo

Hampir mirip dengan Punthuk Setumbu, kawasan wisata Puncak Suroloyo juga jadi spot asyik untuk menikmati sunrise. Lokasi Puncak Suroloyo berada lebih atas dari Punthuk Setumbu atau tepatnya di Pegunungan Menoreh, Kulonprogo yang bisa dicapai selama satu jam perjalanan dari Yogyakarta. Untuk menikmati pemandangan sunrise dari puncak Suroloyo, kamu harus siap naik 286 anak tangga menuju puncak gardu pandang yang memiliki ketinggian di 1.019 mdpl ini.

Namun pengorbanan ini akan langsung terbayar lunas dengan pemandangan sunrise yang begitu indah karena dari atas puncak ini kamu bisa melihat empat gunung sekaligus! Ada Gunung Merapi, Sumbing, Merbabu dan Sindoro di kejauhan. Jika cuaca sedang cerah kamu juga bisa melihat Candi Borobudur dari kejauhan. Keren kan!

7. Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan merupakan lokasi agrowisata yang berada di daerah Dlingo, Bantul atau sekitar satu jam berkendara dari Yogyakarta.

Lokasi wisata yang populer di kalangan anak muda ini menawarkan pemandangan sunrise yang begitu memikat. Selesai melihat sunrise kamu bisa langsung mengunjungi banyak tempat keren di sekitar Dlingo yang dikenal memiliki banyak spot kece yang instagramable.

8. Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko terletak tak begitu jauh dari Candi Prambanan. Candi ini merupakan salah satu destinasi wisata menarik dan populer di Yogyakarta. Dari kawasan candi ini juga juara sekali untuk mengejar sunrise, didukung dengan arsitektur candi yang menarik menambah keindahan panorama sunset yang bisa kamu nikmati disini.

10 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu untuk Ngadem Dari Penatnya Ibukota

Bagi kamu yang tinggal di Jakarta, pasti sering merasa penat dengan aktivitas sehari-hari bukan? Weekend pun jadi waktu berharga untuk merileks-kan diri dengan pergi ke mall atau wisata ke luar kota. Sebenarnya, di Jakarta ada banyak tempat wisata seru yang bisa dikunjungi.

Tak melulu mall atau tempat belanja, Jakarta masih punya Kepulauan Seribu yang keindahan laut dan pantainya tak kalah dari pulau-pulau cantik di luar ibukota. Kepulauan Seribu juga masuk dalam 10 Bali Baru yang merupakan destinasi prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah, jadi fasilitas di kawasan ini akan terus dibenahi untuk semakin memudahkan wisatawan berkunjung.

Liburan ke pulau cantik di Kepulauan Seribu bisa jadi opsi libur weekend yang murah meriah! Dari sekitar 110 yang ada di Kepulauan Seribu, berikut 10 pulau cantik di Kepulauan Seribu yang bisa jadi tujuan liburan weekend kamu selanjutnya!

1. Pulau Tidung

Pulau Tidung bisa dikatakan sebagai pulau yang paling terkenal di Kepulauan Seribu. Pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata yang selalu ramai di Jakarta. Lautnya yang berwarna biru cantik plus airnya yang bening bisa buat kamu lupa kalau pulau ini masih bagian dari ibukota!

Pulau Tidung terdiri dari dua pulau, yaitu Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil. Kedua pulau cantik ini dihubungkan dengan jembatan panjang yang sering disebut Jembatan Cinta. Jembatan ini jadi spot paling populer untuk berfoto sekaligus terjun dan nyebur langsung ke laut! Selain air lautnya yang jernih dan berwarna biru kehijauan, berbagai atraksi menarik seperti Banana Boat, Angsa Laut, Jetsky, naik kano dan masih banyak lainnya juga tersedia di pulau ini. Ada banyak sekali paket wisata yang ditawarkan agen travel untuk island hopping, termasuk di dalamnya ke Pulau Tidung.

Jika tidak ikut paket tur wisata Kepulauan Seribu, kamu bisa menuju Pulau Tidung dengan cara berikut ini:

Pelabuhan keberangkatan: Muara Angke, Rawa Saban dan Pantai Ancol Utara
Biaya kapal menuju Pulau Tidung bisa berbeda-beda di tiap pelabuhan, umumnya sekitar Rp 30.000 – Rp 50.000. Jam berangkat kapal juga biasanya hanya di pagi hari dan hanya satu kali sehari.
Jika ingin menginap, penginapan di Pulau Tidung sekitar Rp 150.000 – Rp 400.000 per kamar yang bisa ditempati hingga 2 – 8 orang.
Sewa peralatan snorkeling dan diving Rp 25.000 – Rp 40.000 / jam.
Sewa sepeda Rp 15.000 / jam


2. Pulau Bidadari


Pulau yang satu ini juga termasuk pulau populer di kawasan Kepulauan Seribu. Letak pulau ini hanya sekitar 15km dari Jakarta, sehingga dari pulau ini kamu masih bisa melihat gedung-gedung bertingkat di Jakarta. Pulau ini dinamakan Pulau Bidadari karena menurut masyarakat sekitar dulunya pulau ini sering dijadikan tempat liburan Pangeran Jayakarta dan anggota kerajaan lainnya.

Jika kamu ingin mengeksplor pulau ini tanpa ikut tur, berikut cara menuju Pulau Bidadari dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Marina Ancol
Jam berangkat kapal pukul 11.00 WIB dan hanya satu kali sehari, jadi disarankan kamu sudah ada di pelabuhan sekitar jam 09.00 pagi. Dan kapal kembali ke Marina Ancol pada pukul 18.00 WIB
Perjalanan ke Pulau Bidadari hanya dibuka dari Kamis – Minggu
Penginapan di Pulau Bidadari ada di kisaran harga Rp 200.000 – Rp 500.000 untuk 2-8 orang

3. Pulau Pramuka

Pulau yang satu ini juga tak kalah menarik untuk dikunjungi di kawasan Kepulauan Seribu. Di pulau ini kamu bisa liburan sambal belajar karena disini kamu bisa mengunjungi tempat pelestarian penyu sisik dan belajar secara singkat bagaimana cara merawat dan melestarikan hewan yang termasuk langka dan dilindungi ini.
Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Pramuka dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Muara Angke
Biaya kapal menuju Pulau Pramuka Rp 70.000
Sewa homestay sekitar Rp 200.000 – Rp 500.000 untuk 2-15 orang
Biaya sewa kapal ojek milik nelayan setempat bagi yang ingin mengeksplor pulau di sekitar Pulau Pramuka atau sekedar ingin bermain di tengah laut Rp 3.000 / orang (di pulau ini disebut ojek dan hanya buka sampai pukul 18.00 WIB)
Sewa peralatan snorkeling Rp 25.000 / orang, banana boat Rp 25.000 / orang
Sewa sepeda Rp 15.000 / jam atau Rp 30.000 seharian

4. Pulau Ayer

Pulau yang satu ini sering disebut sebagai Mutiara Kepulauan Seribu karena view dan fasilitas yang dimiliki pulau ini tergolong lengkap dan bisa membuat kamu serasa lagi berlibur di Maldives! Yang menjadi ciri khas sekaligus daya tarik Pulau Ayer adalah keberadaan cottage – cottage mengapung di atas laut yang menggunakan gaya etnik Papua. Di pulau ini kamu juga bisa melihat berbagai satwa liar seperti biawak yang hidup secara bebas di pulau ini.

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Ayer dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Marina Ancol
Biaya kapal ke Pulau Ayer adalah Rp 80.000
Kapal berangkat pukul 09.00 WIB setiap harinya dan kembali ke Marina pada pukul 16.00 WIB di weekday dan pukul 14.00 WIB di weekend / holiday season

5. Pulau Putri

Pulau lain di Kepulauan Seribu yang tak kalah cantiknya adalah Pulau Putri. Disini kamu bisa menikmati keindahan laut yang memiliki air yang bening dan pemandangan bawah laut yang cantik. Sunset dari pulau ini juga begitu memikat lho! Cukup dengan naik perahu, kamu bisa menikmati pemandangan sunset yang begitu wow. Karena keindahannya, sunset di Pulau Bidadari sering disebut dengan ‘Sunset Cruise’. Di pulau ini juga terdapat cottage yang bisa jadi tempat kamu menginap. Informasi tentang wisata ke pulau ini:

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Putri dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Marina Ancol
Kapal berangkat pukul 09.00 WIB setiap harinya dan kembali ke Marina pada pukul 16.00 WIB di weekday dan pukul 14.00 WIB di weekend / holiday season
Biaya kapalnya adalah Rp 80.000
Biaya menginap di cottage berkisar mulai dari Rp 700.000 – diatas 1 juta untuk satu kamar per malam yang muat hingga 4 orang

6. Pulau Semak Daun

Bagi kamu yang benar-benar ingin lari dari semua penatnya ibukota, liburan ke Pulau Semak Daun bisa jadi pilihan di saat weekend. Di pulau ini kamu bisa menemukan pantai berpasir putih yang cantik dan keindahan bawah laut yang wow juga! Disini kamu bisa snorkeling dan diving serta camping! Pulau ini termasuk pulau tak berpenghuni. Jadi jika kamu berniat menginap bersama teman, pastikan bawa tenda ya!

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Semak Daun dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Muara Angke
Biaya kapal Rp 80.000 PP menuju Pulau Pramuka, kemudian sewa kapal lagi menuju Semak Daun seharga Rp 300.000 – Rp 800.000 dibagi rata jumlah penumpang tergantung kapasitas kapalnya
Biaya masuk Pulau Semak Daun Rp 10.000/orang
Sewa alat snorkeling Rp 35.000
Tidak ada penginapan, jika ingin menginap bisa di Pulau Pramuka atau camping di Semak Daun

7. Pulau Bira

Pulau Bira juga bisa jadi pilihan tempat wisata seru untuk snorkeling maupun diving. Pulau ini cocok jadi tujuan liburan saat kamu hanya punya jatah liburan singkat. Jika tidak ingin snorkeling, kamu juga bisa sekedar duduk santai dan menikmati keindahan pantai di Pulau Bira dan tentu saja berburu foto! Untuk menuju pulau ini butuh sedikit perjuangan karena kamu harus transit naik kapal saat harus kesini. Pertama-tama kamu harus transit di Pulau Pramuka terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan naik kapal menuju pulau Bira.

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Bira dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Muara Angke
Biaya kapal Rp 80.000 PP ke Pulau Pramuka
Sampai di Pulau Pramuka kamu bisa sewa perahu nelayan untuk sampai ke Pulau Bira
Biaya penginapan Rp 700.000 – Rp 900.000 / malam untuk cottage ukuran besar, mampu menampung hingga 15 orang


8. Pulau Harapan


Pulau Harapan jadi salah satu tujuan wisata favorit di Kepulauan Seribu, terutama bagi yang suka sekali diving atau snorkeling. Pulau Harapan memiliki terumbu karang yang masih terjaga, sehingga berbagai spesies terumbu karang dan biota laut lainnya masih ramai berseliweran di laut Pulau Harapan. Di pulau ini juga terdapat jembatan kayu yang asyik sekali dijadikan tempat duduk-duduk cantik sambil menikmati keindahan air laut yang terlihat biru di kejauhan. Di pulau ini juga terdapat penangkaran Elang Bondol lho!

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Harapan dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Muara Angke
Biaya kapal Rp 80.000 PP ke Pulau Pramuka
Biaya sewa kapal ojek untuk island hopping Rp 300.000/ hari
Penginapan kapasitas 10 orang sekitar Rp 400.000 – Rp 550.000 per malam

9. Pulau Pari

Ingin menikmati suasana pantai yang tenang dengan pemandangan yang menawan? Pulau Pari jawabannya! Disini kamu bisa menikmati pantai berpasir putih nan lembut, snorkeling dan juga diving. Di pulau ini juga terdapat budidaya rumput laut yang bisa dikunjungi. Pulau ini juga menjadi salah satu pusat penelitian kelautan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) lho! Hitung-hitung liburan sambil tambah wawasan, bukan?

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Pari dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Muara Angke
Biaya kapal Rp 80.000 PP
Kapal berangkat setiap pukul 07.00 WIB dan kembali lagi ke dari Pulau Pari ke Muara Angke pada pukul 11.00 – 12.00 WIB
Sewa sepeda Rp 10.000

10. Pulau Pantara

Pulau yang satu ini merupakan pulau terjauh dalam wilayah Taman Nasional Laut Kepulaun Seribu. Meski lokasinya cukup jauh, namun fasilitas yang tersedia di pulau ini super lengkap dengan resor-resor keren untuk tempat stay kamu selama liburan. Pulau Pantara memang di desain sebagai pulau wisata dan sebagai info, tak ada agen travel yang menawarkan one day trip ke pulau ini. Tak seperti pulau-pulau lainnya yang bisa dicapai dalam waktu lumayan cepat, jauhnya lokasi Pulau Pantara dari pantai Jakarta tak memungkinkan untuk hanya one day trip. Jadi jika kamu minat liburan ke Pulau Pantara, harus menginap ya!

Jika kamu tidak berangkat melalui agen perjalanan maupun tur, berikut cara menuju Pulau Pantara dari Jakarta:

Pelabuhan keberangkatan: Marina Ancol
Kapal berangkat tepat di pukul 08.30 WIB dan kapal dari Pulau Pantara ke Marina kembali pada pukul 14.00 WIB
Penyewaan cottage berkisar dari Rp 1.500.000 – Rp 2.000.000.

Liburan ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu bisa jadi alternatif liburan seru weekend kamu bukan? Selain itu, Kamu yang dari luar Jakarta juga bisa mampir ke pulau-pulau di atas lho!

5 Wisata Unik di Indonesia yang Buat Bangga

Berbicara soal destinasi wisata di Indonesia memang tidak akan ada habisnya. Negeri kita memang memiliki banyak kekayaan alam yang menjadi salah satu kebanggaan di mata dunia.

Selain tempat wisata mainstream yang sering kamu dengar, Indonesia juga punya lho destinasi wisata unik yang terkesan tidak mungkin ada tetapi nyatanya memang ada dan banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan banyak wisatawan luar negeri yang berkunjung lho.

Penasaran? Berikut ini ada 5 wisata unik di Indonesia yang bisa jadi list tujuan wisata kamu berikutnya.

1. Surfing di Sungai

Surfing atau berselancar identik dilakukan di pantai yang memiliki ombak lumayan besar. Ada banyak lokasi surfing keren dan populer di Indonesia, misalnya Pantai G-Land di Banyuwangi. Namun tahukah kamu kalau di Indonesia surfing juga bisa dilakukan di sungai?

Sungai-sungai di Indonesia umumnya memiliki arus yang tidak begitu besar sehingga mustahil bisa menciptakan ombak yang bisa dipakai untuk surfing. Namun tidak dengan Sungai Kampar yang ada di Provinsi Riau.

Sungai Kampar merupakan salah satu sungai terpanjang di Pulau Sumatera yang berhulu di Bukit Barisan sekitar Sumatera Barat dan bermuara di pesisir timur Riau. Sungai ini memiliki dua cabang besar yang dikenal dengan Kampar Kanan dan Kampar Kiri. Aliran kedua sungai ini bertemu di muara yang terletak di Langgar, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Bukan hanya aliran sungai Kampar yang bermuara disini, tetapi juga dari banyak sungai kecil lainnya sehingga menciptakan gelombang pasang yang tinggi saat air sungai bertemu air laut di bagian muara. Fenomena gelombang pasang ini dikenal dengan nama Bono. Gelombang Bono ini bisa mencapai tinggi 6 meter dengan panjang gelombang hingga 300 meter lebih dan kecepatan 40 kilometer per jam. Hal ini menjadi daya tarik bagi peselancar dunia untuk datang dan menaklukkan gelombang Bono di Sungai Kampar.

Waktu terbaik untuk melihat gelombang Bono secara langsung adalah di awal dan akhir musim hujan yaitu sekitar bulan Februari, Maret, Oktober dan November. Disini kamu bisa mencoba sensasi selancar di sungai atau melihat atraksi peselancar lokal dan internasional yang unjuk kebolehan menaklukkan gelombang Bono Sungai Kampar.

2. Berburu Bayangan di Pontianak

Kota Pontianak memiliki keistimewaan karena dilalui garis khatulistiwa. Setiap tahunnya kota ini ramai kedatangan wisatawan yang berburu bayangan, terutama saat puncak titik kulminasi. Fenomena kulminasi matahari adalah peristiwa dimana posisi matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa. Di saat inilah kamu bisa merasakan sensasi tidak memiliki bayangan!

Detik-detik tanpa bayangan atau yang dikenal ini terjadi dua kali dalam setahun, yaitu pada 21-23 Maret dan 21-23 September. Dan di Pontianak biasanya selalu diadakan banyak acara seru untuk merayakan fenomena ini. Wisatawan dari dalam dan luar negeri berbondong-bondong datang ke Pontianak untuk berburu bayangan yang akan hilang pada puncak fenomena kulminasi. Biasanya waktu berlangsung fenomena ini antara 5 – 10 menit.

3. Mandi Air Panas di Pinggir Pantai

Jika ingin menikmati mandi di sumber air panas biasanya orang akan pergi ke daerah gunung, namun di Tidore, Provinsi Maluku Utara kamu bisa menemukan pemandian air panas di pinggir pantai! Tempat pemandian alami yang diberi nama air panas Akesahu ini berada di Pantai Akesahu.

Sumber mata air panas ini memiliki suhu 40 – 45 derajat celcius dan bukan bersumber dari gunung, melainkan energi panas bumi yang ada di Tidore yang tergolong tinggi karena Pulau Tidore tersusun dari batuan vulkanis, patahan dan juga kaldera yang membuat suhu perairan di pulau ini meningkat. Yang uniknya, sumber mata air panas ini memiliki rasa tawar.

Pantai Akesahu berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Pelabuhan Rum yang merupakan pelabuhan utama di Tidore. Tiket masuk ke pantai ini adalah Rp 2.000 per orang dan kamu sudah bisa menikmati berendam di air panas sambil menikmati indahnya pemandangan Pantai Akesahu yang berpasir putih ini.

4. Pasir Putih di Bukit

Hamparan pasir putih nan halus biasanya dijumpai di pinggir pantai, namun di Desa Aikima, Lembah Baliem, Wamena kamu bisa melihat indahnya hamparan pasir putih di atas bukit! Secara geografis, desa ini berada di 1600 meter di atas permukaan laut sehingga tak memiliki pantai berpasir putih. Warna pasir putih ini begitu mencolok dibandingkan pemandangan di sekitarnya yang terdiri dari pegunungan yang hijau. Lalu darimana pasir putih ini berasal?

Lembah Baliem dulunya merupakan danau besar yang bernama Wio. Hal ini bisa dibuktikan dengan keberadaan batuan karang yang ada di seluruh permukaan lembah. Namun pada tahun 1813 terjadi gempa besar yang menyebabkan pergeseran lempeng bumi dan perubahan geologi. Air danau Wio pun surut dan terbentuk sungai yang kini dikenal dengan nama Sungai Baliem. Sementara itu Danau Wio berubah menjadi Lembah Baliem yang kita kenal sekarang. Pasir putih di atas bukit ini menjadi salah satu sisa-sisa danau purba tersebut yang masih bisa dilihat hingga sekarang.

Kamu bisa mendaki bukit pasir putih hingga puncaknya dan nikmati pemandangan Lembah Baliem yang terlihat begitu cantik dari ketinggian sekaligus bermain di atas pasir yang terasa lembut dan halus seperti pasir pantai. Desa ini letaknya lumayan dekat dari Wamena atau hanya sekitar 15 menit berkendara.

5. Garam di Atas Gunung

Petani garam biasanya mudah ditemukan di daerah dekat pantai, namun tahukah kamu jika di Indonesia garam juga bisa ditemukan di atas gunung?

Kamu bisa liburan ke Desa Long Midang di Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara yang berada di ketinggian 2400 meter diatas permukaan laut Di desa ini terdapat Gunung Krayan yang disekitarnya ditemukan sumur yang memiliki garam yang kandungan yodiumnya lebih tinggi dibandingkan garam laut Sebagai informasi, jarak antara Gunung Krayan dengan laut terpisah sekitar 100 km!

Garam gunung Desa Long Midang bukanlah milik perseorangan, tetapi milik kelompok warga yang tinggal di sekitar sumur. Garam gunung asal Desa Long Midang sudah dikenal sejak dulu, bahkan sampai ke Malaysia dan Brunei Darussalam. Kamu yang datang ke desa ini juga langsung bisa membeli produk garam gunung ini dari petani garam disana lho!

See, negara kita kaya akan opsi tempat liburan keren yang bisa dijelajahi bukan? Jadi gak ada alasan untuk tidak cinta Indonesia dengan semua keindahan yang kita miliki.

17 Destinasi Wisata Keren Indonesia yang Harus Kamu Kunjungi

Indonesia tak hanya kaya akan sumber daya alam tetapi juga tempat wisata keren yang wajib dikunjungi paling tidak sekali seumur hidup.

Dari Sabang sampai Merauke ada banyak destinasi wisata keren dengan pemandangan indah yang bisa jadi tujuan liburan kamu selanjutnya. Berikut ini ada referensi 17 destinasi wisata keren Indonesia untuk kamu!

1. Desa Kete Kesu

Desa Kete Kesu adalah desa wisata di Tana Toraja yang berisi rumah adat Tongkonan dan kuburan di tebing batu. Di desa ini terdapat peninggalan purbakala berupa kubur batu yang diperkirakan berusia lebih dari 500 tahun. Desa ini masuk dalam kawasan cagar budaya dan juga pusat berbagai acara adat Toraja seperti Rambu Solo (pemakaman adat yang dilaksanakan dengan meriah), Rambu Tuka (upacara memasuki rumah adat baru) dan sebagainya.

Kete Kesu berada 5 km dari Rantepao dan mudah dijangkau. Biaya masuk Kete Kesu adalah Rp 10.000 per orang dan kamu sudah bisa melihat berbagai peninggalan sejarah Suku Toraja, berburu foto yang instagramable dan jika beruntung kamu bisa menyaksikan upacara adat yang biasanya diadakan megah di desa ini.

2. Danau Kakaban

Danau Kakaban adalah danau air tawar yang terletak di Pulau Kakaban, Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Tak seperti danau lain yang dihuni ikan air tawar, danau ini dihuni oleh ubur-ubur yang tidak beracun. Ada empat jenis ubur-ubur di danau ini, yaitu ubur-ubur bulan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik.

Semua ubur-ubur di danau ini tidak menyengat dan tidak beracun, sehingga kamu bisa bebas berenang dan memegang ubur-ubur ini. Di dunia, hanya ada dua tempat dimana kamu bisa menemukan ubur-ubur yang tidak menyengat, yaitu di Danau Kakaban, Derawan dan Jellyfish Lake di Palau, Micronesia.

3. Blue Fire Kawah Ijen

Wisata ke kawah gunung memang ada banyak di Indonesia, namun cuma di Kawah Ijen kamu bisa melihat api berwarna biru atau yang dikenal dengan nama blue fire! Fenomena blue fire ini paling banyak diburu pendaki dan wisatawan yang liburan ke Banyuwangi.

Sebagai informasi, blue fire yang cuma bisa dijumpai di Kawah Ijen dan juga Islandia. Bagi kamu yang suka hiking, bisa nih mampir ke Gunung Ijen untuk melihat blue fire di malam hari dan melihat aktifitas penambang batu belerang di siang hari.

4. Danau Toba dan Pulau Samosir

Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Danau tekto-vulkanik yang terletak di Provinsi Sumatera ini terbentuk dari letusan supervolcano yang berasal dari Gunung Toba.

Selain memiliki panjang sekitar 100 kilometer dan lebar sekitar 30 kilometer, Danau Toba juga memiliki keunikan berupa Pulau Samosir yang ada di tengah-tengahnya. Pulau ini terbentuk karena tekanan magma yang belum keluar dari Gunung Toba. Pemandangan Danau Toba dan Pulau Samosir juga sangat memanjakan mata lho!

5. Pulau Komodo

Pulau Komodo yang terletak di sebelah timur Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur ini masuk ke dalam new seven wonders of nature karena keindahannya yang begitu komplit. Mulai dari banyaknya pantai cantik seperti Pantai Pink, sesuai namanya di pulau ini juga terdapat banyak komodo yang merupakan spesies terbesar di dunia yang hanya ada di Indonesia.

Pulau Komodo yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo menjadi tempat hidup ribuan komodo yang dilindungi. Melihat komodo dari dekat juga jadi salah satu pilihan wisata paling juara yang ada di negeri ini lho!

6. Tanjung Puting

Jika Pulau Komodo jadi habitat asli Komodo, di Taman Nasional Tanjung Puting yang ada di Kalimantan Tengah jadi tempat yang pas untuk melihat habitat asli orangutan yang menakjubkan. Tanjung Puting merupakan konservasi orangutan terbesar di dunia dengan populasi orangutan diperkirakan berjumlah 30.000 – 40.000 ekor.

Disini kamu bisa menyusuri hutan dan sungai dan melihat orangutan secara langsung berada di habitat aslinya. Selain itu, Tanjung Puting ini juga merupakan pusat rehabilitasi orangutan pertama di Indonesia lho!

7. Danau Kelimutu

Danau yang berada di puncak Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur ini merupakan danau tiga warna; biru, biru tua dan hitam yang keindahannya sudah tersohor ke seluruh dunia. Warna air danau ini bisa berubah-ubah tergantung kandungan mineral, lumut, batu-batuan dan juga pengaruh cahaya matahari.

Masyarakat di sekitar gunung ini juga merupakan salah satu tempat sakral yang dihormati. Butuh usaha ekstra untuk sampai ke puncak Gunung Kelimutu dimana kamu harus trekking selama kurang lebih 3 jam dan melewati 236 anak tangga.

8. Pemakaman Trunyan

Di Kintamani, Bali terdapat Desa Trunyan yang memiliki tradisi unik dalam melakukan pemakaman. Bahkan pemakaman Trunyan sudah terkenal di kalangan wisatawan yang ingin melihat keunikan tempat wisata di Bali yang satu ini. Jika biasanya orang meninggal akan dikubur atau dimasukkan peti, namun di desa ini orang yang meninggal diletakkan begitu saja di atas tanah dengan ditutupi kain putih dan dipagari dengan kayu.

Uniknya meski tidak dikubur, namun tidak ada bau sama sekali yang tercium. Hal ini karena bau mayat diserap pohon Taru Menyan yang dalam bahasa setempat ‘Taru’ berarti pohon dan ‘Menyan’ berarti harum. Jadi jika digabung diartikan sebagai pohon harum.

9. Kawah Sikidang Dieng

Jika kawah Ijen memiliki blue fire, kawah Sikidang Dieng justru memiliki kawah yang bisa berpindah-pindah. Kawah yang terbentuk akibat letusan gunung berapi di kawasan Dataran Tinggi Dieng ini pada waktu tertentu bisa berpindah atau terlihat seolah-olah melompat dari satu kawasan ke kawasan lainnya, mirip dengan karakter hewan kidang (kijang dalam Bahasa Jawa kuno) yang suka melompat-lompat. Inilah yang mendasari penamaan nama kawah ini. Kawah ini jadi salah satu tujuan wisata favorit di kawasan Dieng dimana wisatawan bisa melihat aktivitas vulkanik dari dekat.

10. Puncak Cartenz

Sebagai negara tropis, di kawasan timur Indonesia tepatnya di Puncak Cartenz, Papua terdapat salju abadi yang jadi satu-satunya tempat di Indonesia yang diselimuti salju. Puncak Cartenz yang terdapat di Pegunungan Jayawijaya ini juga merupakan salah satu puncak tertinggi di dunia dengan ketinggian 4884 mdpl.

Untuk melihat salju di Puncak Cartenz ini kamu harus mendaki selama kurang lebih 12 hari. Namun semuanya akan terbayar dengan pemandangan begitu indah Puncak Cartenz yang diselimuti salju yang tak bisa ditemukan di daerah lainnya di Indonesia.

11. Gua Gong

Gua yang terdapat di Pacitan, Jawa Timur ini dikenal memiliki stalaktit dan stalakmit yang begitu indah dan dijuluki sebagai goa terindah se-Asia Tenggara. Goa ini terbentuk dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik yang terjadi ribuan tahun lalu. Goa dengan kedalaman 256 meter ini memiliki stalaktit dan stalakmit berusia ratusan tahun yang terlihat sangat cantik.

Dinamakan Goa Gong karena menurut masyarakat sekitar kerap terdengar suara seperti gong dari dalam goa. Suara ini berasal dari tetesan air yang jatuh di stalakmit goa. Selain itu ada banyak juga batuan yang bisa mengeluarkan bunyi saat dipukul.

12. Passiliran (Kubur Bayi)

Masih di Tana Toraja, selain Kete Kesu yang memiliki kuburan unik di tebing batu, ada juga kuburan untuk bayi yang dinamakan Passiliran di daerah Kambira. Disini bayi yang meninggal dan masih belum memiliki gigi akan dikubur di dalam pohon Tarra. Pohon Tarra yang menjadi kuburan bagi bayi memiliki diameter cukup besar, sekitar 80 – 100 cm.

Cara menguburkannya pun sangat sederhana, bayi diletakkan di dalam lubang yang dibuat mirip dengan rahim, lalu ditutup dengan ijuk pohon enau. Sama seperti pemakaman di tebing batu, pemakaman di pohon ini hanya dilakukan oleh orang Toraja pengikut Aluk Todolo (kepercayaan kepada leluhur). Pohon Tarra dipilih karena pohon ini memiliki getah yang melimpah dan diyakini penduduk setempat sebagai pengganti air susu ibu si bayi.

13. Pantai Pink

Jika pantai biasanya berpasir putih atau hitam, maka pasir di Pantai Pink, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur ini mempunyai pasir yang berwarna pink. Pantai Pink di Lombok merupakan salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir pantai berwarna pink. Warna pink pada pasirnya terbentuk karena butir-butir asli warna putih pasir bercampur dengan serpihan karang merah muda.

Bias sinar matahari dan terpaan air laut semakin menambah jelas warna pink pantai ini. Pantai ini letaknya di balik bukit, sehingga sepi dan terpencil. Air laut di sekitar pantainya sangat jernih dan sangat cocok untuk diving atau snorkeling.

14. Danau Gunung Tujuh

Jika Danau Toba merupakan danau terbesar di Asia Tenggara, Danau Gunung Tujuh yang ada di Kerinci, Jambi ini merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara yang dikelilingi tujuh gunung! Lokasi gunung ini berada di ketinggian 1.950 mdpl. Di salah satu sudutnya terdapat hamparan pasir seperti pantai yang sering dijadikan tempat camping.

Karena terletak di puncak Gunung Tujuh, diperlukan usaha untuk bisa sampai ke danau ini, namun pemandangan yang ditawarkan begitu indah, asri dan menakjubkan Danau Gunung Tujuh memiliki luas sekira 12.000 m² dan termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) sehingga di sini kamu berkesempatan untuk mendakinya selepas mengunjungi danau ini. Dinamakan Danau Gunung Tujuh karena dikelilingi tujuh puncak gunung di sekitarnya, yaitu: Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m).

15. Pemandian Air Soda

Pemandian Air Soda di Tarutung, Sumatera Utara merupakan kolam air soda satu-satunya yang ada di Indonesia. Pemandian Air Soda hanya ada dua dunia ini, yaitu di Tarutung dan di Venezuela. Dinamakan kolam air soda karena ada banyak gelembung-gelembung yang keluar dari dalam kolam dan bentuknya menyerupai soda. Kini pemandian air soda yang berada di Desa Parbubu, Kabupaten Tapanuli Utara ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

16. Pulau Giliyang

Pulau yang satu ini tak hanya memiliki pemandangan indah, tapi juga memiliki kadar oksigen yang sangat tinggi. Bahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mempromosikan destinasi ini sebagai pulau dengan kualitas oksigen terbaik di dunia.

Pulau Giliyang berada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dan menurut hasil Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumenep menemukan kandungan oksigen Pulau Giliyang di atas rata-rata wilayah lainnya, yakni 21%. Tak hanya bisa menikmati udara yang sehat, disini kamu bisa mengunjungi banyak wisata menarik seperti pantai dan goa.

17. Danau Sentani

Danau Sentani memiliki luas 9.360 hektar dan berada antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dan ada di ketinggian 75 mdpl. Kawasan Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops. Danau yang berjarak sekitar 50 km dari Jayapura ini memiliki 22 pulau yang tersebar di atasnya. Di sekitar danau ini setidaknya ada 24 desa yang dihuni suku lokal yang bisa dijelajahi dengan naik perahu motor.

Salah satu pulau yang cukup populer adalah Pulau Asei. Di pulau tersebut wisatawan bisa belanja kerajinan tangan khas Papua. Setiap tahunnya di bulan Juni selalu rutin diadakan Festival Danau Sentani yang jadi agenda festival nasional yang selalu ramai oleh wisatawan dari dalam dan luar negeri.

9 Tempat Wisata Indonesia yang Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO

Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki banyak destinasi wisata keren yang menjadi magnet wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Keanekaragaman yang dimiliki negeri ini juga dapat pengakuan dari salah satu badan PBB yang mengurusi masalah pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan yaitu UNESCO.

Ditetapkannya sebuah tempat, budaya dan benda menjadi situs warisan dunia UNESCO dimaksudkan untuk membantu menjaga dan melestarikan tempat-tempat yang telah ditunjuk agar menjadi warisan manusia dunia.

Ada 9 tempat wisata Indonesia yang masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO yang jadi bukti bahwa keindahan dan kebudayaan yang ada di Indonesia sudah diakui dunia.

1. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Taman Nasional Komodo memiliki luas 1.817 kilometer persegi yang meliputi beberapa pulau, termasuk Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, dan 26 pulau kecil lainnya. Taman nasional yang didirikan pada tahun 1980 ini menjadi tempat pelestarian komodo sekaligus berbagai hewan lainnya, seperti 32 spesies mamalia,128 spesies burung, 37 spesies reptil serta 253 spesies karang pembentuk terumbu dengan sekitar 1.000 spesies ikan.

Selain sebagai taman konservasi, Taman Nasional Komodo juga jadi salah satu tujuan wisata paling hits di Indonesia yang semakin banyak diminati wisatawan lokal maupun luar negeri. Selain melihat komodo dari dekat, kamu juga bisa menikmati banyak destinasi wisata keren di kawasan taman nasional ini, seperti trekking di Pulau Padar, snorkeling di Pantai Pink dan masih banyak lainnya.

2. Candi Borobudur

Kompleks Candi Borobudur salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang berada di Kabupaten Magelang, sekitar 40 km sebelah utara kota Yogyakarta.

Candi dengan 1460 relief dan 504 stupa ini merupakan salah satu wisata terbaik dan terpopuler di Indonesia. Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 M dibawah dinasti Syailendra. Komplek Candi Borobudur terdiri dari Candi Mendut dan Candi Pawon yang berada dalam satu tarikan garis lurus yang menyimbolkan bahwa ketiga candi itu memiliki hubungan khusus, meski tidak dibangun dalam waktu yang bersamaan.

3. Candi Prambanan

Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Candi yang dibangun pada abad ke-9 ini dipersembahkan untuk tiga dewa penting (trimurti) dalam agama Hindu yaitu Brahma, Wisnu dan Siwa. Di kompleks Candi Prambanan ada banyak candi, namun tiga bangunan candi yang paling besar adalah candi Trimurti tadi.

Selain tiga bangunan candi utama, di sekitar Prambanan juga terdapat banyak candi lainnya, diantaranya seperti Candi Ratu Boko, Candi Sewu, Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Candi Prambanan masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Saat ini, candi ini menjadi salah satu destinasi wisata populer di Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap tahunnya.

4. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon yang ada di Provinsi Banten ini merupakan taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia. Taman nasional seluas 122.956 Ha ini yang mencakup Gunung Krakatau, Pulau Panaitan, dan Pulau Peucang di Selat Sunda. Taman Nasional Ujung Kulon merupakan satu-satunya tempat untuk melestarikan badak jawa yang keberadaannya sudah semakin langka dan hampir punah.

Selain badak, taman nasional ini juga jadi tempat pelestarian berbagai hewan dan tumbuhan angka, seperti 35 spesies mamalia, termasuk owa jawa, macan tutul jawa, banteng dan lutung budeng. Ada juga sekitar 72 spesies reptil dan amfibi serta 240 spesies burung dan unggas. Taman Nasional Ujung Kulon ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia pada tahun 1991 dan pada tahun 2005 taman nasional ini dinobatkan sebagai Taman Warisan ASEAN. Taman nasional ini dibuka untuk umum dan kamu bisa mengunjungi banyak tempat wisata keren yang ada dalam kawasan taman nasional ini lho!

5. Situs Manusia Purba Sangiran

Sangiran merupakan situs arkeologi penting yang jadi salah satu tempat penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia purba. Situs yang terletak di Sangiran, Jawa Tengah ini merupakan museum yang berisi benda dan fosil yang berhubungan dengan manusia purba. Situs ini pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1883 dan menjadi tempat ditemukannya berbagai fosil manusia purba, seperti Meganthropus, Phitecanthropus Erectus dan Homo Erectus yang juga dikenal dengan nama Manusia Jawa.

Pada tahun 1977 pemerintah Indonesia menetapkan Sangiran sebagai cagar budaya dan pada tahun 1996 UNESCO menetapkan Sangiran sebagai situs warisan dunia. Di Museum Sangiran kamu bisa belajar sejarah mengenai manusia purba yang ada sekitar 2 juta tahun lalu. Di museum ini terdapat sekitar 13.086 koleksi fosil manusia purba dan menjadi situs manusia purba berdiri tegak terlengkap di Asia Museum ini terbuka untuk umum lho dengan biaya masuk terjangkau hanya Rp 5000 per orang!

6. Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2004. Taman nasional ini berada di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Nama taman nasional yang memiliki luas mencapai 1.094.692 ha ini berasal dari Gunung Leuser yang termasuk dalam kawasan taman nasional ini.

Sebagian besar wilayah taman nasional ini adalah hutan hujan tropis dengan berbagai hewan dilindungi hidup di dalamnya, seperti orangutan Sumatera, Badak Sumatera, Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, Rangkong Papan, Beruang Madu, Siamang dan Ajag. Taman nasional ini memiliki fungsi sebagai tempat penelitian, konservasi sekaligus tempat wisata. Masyarakat bisa berkunjung untuk melihat hewan-hewan yang dilindungi dari dekat. Bahkan aktor Leonardo DiCaprio juga pernah main ke taman nasional ini lho!

7. Taman Nasional Kerinci Seblat

Taman Nasional Kerinci Seblat masuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2005. Taman nasional ini berada di empat provinsi, yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Taman Taman Nasional Kerinci Seblat ini merupakan taman nasional terluas di Pulau Sumatera dengan luas mencapai 13.750 km². Nama Taman Nasional Kerinci Seblat diambil dari nama Gunung Kerinci yang masuk dalam kawasan taman nasional ini.

Wilayah taman nasional ini sangat beragam ,mulai dari pegunungan dengan hutan hujan tropis yang tebal, danau kaldera, goa dan beberapa sumber air panas. Gunung Kerinci yang ada di taman nasional ini menjadi salah satu favorit pendaki, ada juga Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara dan dikelilingi tujuh gunung! Di taman nasional ini juga bisa ditemukan flora langka seperti Rafflesia Arnoldi dan bunga Titan Arum yang merupakan bunga terbesar dan tertinggi di dunia.

8. Taman Nasional Sembilang

Hutan hujan tropis di Pulau Sumatera lainnya yang juga masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO adalah Taman Nasional Sembilang yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Taman nasional ini tercatat dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2004. Taman nasional seluas 2.051 km² ini meliputi hutan gambut rawa, hutan mangrove dan dataran lumpur.

Kondisi taman nasional ini sangat ideal bagi tempat migrasi burung-burung dari Asia dan Eropa yang biasanya terjadi pada Oktober hingga Desember. Pada musim migrasi burung, taman nasional ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan maupun fotografer yang ingin mengabadikan ribuan burung yang bermigrasi kesini. Nama taman nasional ini diambil dari spesies ikan yang banyak ditemukan di daerah tersebut, yaitu ikan sembilang.

9. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz yang berada di Provinsi Papua ini terdaftar dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1999. Taman nasional ini memiliki luas 2,35 juta hektar dan merupakan area konservasi terluas di Asia Tenggara. Karena luasnya yang begitu masif, masih ada banyak daerah yang belum dieksplor dan dipetakan. Taman nasional ini juga menjadi satu dari tiga kawasan di dunia yang memiliki gletser di daerah tropis.

Di taman nasional ini terdapat Gunung Cartenz dengan Puncak Jaya yang merupakan gunung tertinggi ke-9 di dunia. Taman Nasional Lorentz juga dikenal sebagai salah satu taman nasional dengan ekologi paling beragam di dunia karena disini terdapat sekitar 630 spesies burung, 123 spesies mamalia, serta ratusan spesies ikan. 

Selain itu di wilayah taman nasional ini juga ada persediaan mineral yang melimpah. Taman Nasional Lorentz juga dikenal memiliki geologi kompleks karena berada di titik pertemuan dua lempeng benua dengan tingkat keanekaragaman hayati dan endemisme yang tinggi. Disini juga ada situs fosil yang menjadi saksi evolusi kehidupan di Papua dan New Guinea lho!